Tag: Komponen

Resistor

Resistor

Halo sahabat- sahabat yang sedang browsing dan mencari ilmu. Mungkin kalian sedang tersesat ke blog yang tidak jelas ini karena sedang mencari materi tentang resistor ataupun sedang iseng. Namun, apapun alasannya saya menghargainya karena kalian telah bersedia mampir ke blog saya.Oke langsung saja kita bahas materi berikut ini.

Mungkin dari kalian sudah banyak tentang komponen yang satu ini karena komponen yang satu ini sudah banyak sekali digunakan diindustri elektronika. Resistor adalah komponen yang sangat penting karena pada setiap alat elektronik harus ada komponen yang memiliki sifat resistansi.

1. Penjelasan Mengenai Resistor

Resistor adalah komponen listrk pasif untuk membuat resistansi dalam mengalirnya arus listrik. Resistansi dapat diukur dalam satuan ohm. Sebuah resistansi yang terjadi ketika sebuah arus satu ampere melewati resistor dengan sebuah tegangan drop yang melewati terminal. Arus proporsional untuk tegangan melewati ujung terminal. Rasio dari hukum Ohm di representasikan sebagai berikut

ohm

Gambar 1. Rumus Hukum Ohm

Resistor memiliki banyak kegunaan seperti membatasi arus listrik yang lewat, membagi tegangan, membuang panas, matching dan pembebanan pada rangkaian, mengontrol gain, dan memperbaiki konstanta waktu. Menurut IEC Internasional, simbol dari resistor adalah berbentuk persegi. Sedangkan, USA menggunakan standar ANSI yang umum yaitu garis zigzag

rw

Gambar 2. Simbol Resistor Standar ANSI

rk

Gambar 3. Simbol Resistor Standar IEC

 

2.Tipe Resistor

a.Resistor Wire Wound

Resistor yang berasal dari kabel kawat beresistansi yang di lilitkan ke sebuah inti. Inti ini bisa berisi porselin, semen, atau kertas. Resistor ini biasanya digunakan untuk arus yang tinggi dengan resistansi yang kecil dan daya yang lumayan besar.

ww

Gambar 4.  Resistor Wire-Wound (a). Resistor Tetap dan (b). Resistor variabel

 

b.Resistor dari karbon

Resistor ini dibuat dari karbon atau grafit yang dicampur dengan butiran material yang telah di lelehkan. Kaki resistor yang terbuat dari besi kawat dan elemen resistansi karbon yang diberi strip warna. Resistor ini biasanya disolder pada rangkaian untuk menghubungkannya ke rangkaian. Resistor ini adalah resistor yang paling banyak beredar di pasaran dan yang paling banyak digunakan adalah yang terbuat dari film karbon.  Resistor film karbon memiliki toleransi yang rapat, kurang sensitif pada perubahan temperatur  dan menghasilkan sedikit noise.

c

Gambar 5. Resistor Karbon

c.Resistor dari Metal

Terbuat dari filamen metal yang memiliki toleransi rapat, kurang sensitif terhadap temperatur dan menghasilkan sedikit noise.

d.Surface-Mount Resistor

Biasa dikenal dengan resistor chip karena bentuknya yang seperti chip. Resistor ini stabil terhadap suhu. Kaki elektrode dari resistor ini biasanya langsung tersolder pada papan rangkaian. Ukurannya sangat kecil dari resistor pada umumnya. Rating disipasi dayanya berkisar pada 1/8 sampai ¼ Watt.

smd

Gambar 6. Resistor SMD

 

e.Resistor Fusible

Resistor fusible adalah resistor wire-wound yang dibuat untuk kemanan ketika rating daya melebihi batas, maka resistor ini akan terbakar. Resistor ini memiliki dua fungsi yaitusebagai fuse dan resistor.

f.Thermistor

Thermistor adalah resistor yang sensitif terhadap perubahan suhu. Resistor ini akan berubah nilai resistansinya ketika terjadi perubahan suhu. Biasanya digunakan pada alat untuk mengukur suhu, mengontrol suhu, dan mengganti suhu sesaui yang diinginkan (sirkulasi).

t.png

Gambar 7. Thermistor

Resistor karbon berukuran kecil, sehingga untuk menentukan nilai resistansinya diberikan tanda garis warna atau menggunakan Color-Coding System. Setiap garis warna menggambarkan nilai angkanya. Standari ini dibuat oleh Electronic Industries Alliance (EIA).

Gambar 8. Kode Warna Resistor

 

Nilai resistansi yang sebenarnya pada resistor karbon dapat dilihat pada nilai kode warnya pada toleransinya. Toleransi ini menentukan range nilai sebenarnya pada resistor karbon yang biasanya dalam bentuk persentase.

Pada resistor karbon juga ada resistor yang memiliki strip warna berjumlah 5. Pada resistor dengan lima strip ini memiliki nilai akurasi yang lebih presisi. Tiga warna strip pertama menandakan nilai resistansi,  warna strip keempat menandakan nilai pengalinya dan strip kelima menggambarkan nilai toleransi. Nilai toleransinya yaitu: Coklat = 1 %, Merah = 2 %, Hijau = 0,5 %, Biru = 0,25 % dan violet = 0,1 % .

r2

Gambar 9. Resistor karbon dengan 5 strip warna.

 

Mungkin cukup sampai ini ya, karena masih banyak sekali materi tentang resistor. Untuk materi selanjutnya bisa ditunggu ya. Bila materi yang saya posting ini memiliki kesalahan kata maupun materi mohon kasih tahu ya. Terima kasih dan sampai ketemu materi berikutnya.